Indonesia

English

    Saturday, September 6, 2008 3:36 PM

 

DEFINISI EDUCATION COACHING

Konteks :

Situasi pendidikan di Indonesia saat ini
Dunia pendidikan saat ini banyak mengalami perubahan. Seiring dengan globalisasi dan industrialisasi. Ini terjadi diseluruh belahan dunia. Terutama di Indonesia, dimana dunia pendidikan mengalami perubahan drastis sejak terjadinya krisis sosial ekonomi dan politik di tahun 1997. Krisis yang berkepanjangan ini akhirnya menyentuh dan menggoyahkan dunia pendidikan. Jika dahulu pendidikan diatur sepenuhnya oleh Kementrian Pendidikan, sejak terjadinya krisis 1997, kementrian pendidikan memberikan kebebasan pada masing-masing institusi pendidikan. Institusi-institusi ini menggunakan metode masing-masing mengakibatkan siswa lulus dengan hasil yang tidak seragam.

Problematika Siswa/Mahasiswa
Interaktivitas dan kerjasama yang intim antara siswa/mahasiswa dan lingkup pendidikan adalah suatu hal yang penting bagi mereka. Instansi pendidikan diminta untuk menghasilkan manusia-manusia yang berhasil dan memiliki daya kompentensi tinggi yang nantinya menjadi suatu aset dari perusahaan-perusahaan industri internsional.
Idealnya mahasiswa dan instansi pendidikan harus dapat menyesuaikan diri dari dua arah, yaitu adanya feed back dari institusi. Namun, saat ini kebanyakan siswa/mahasiswa berhadapan dengan suatu institusi yang statis dan tidak dinamik. Kebanyakan institusi berpendapat bahwa tugas mereka adalah “hanya” mengajar. Hal-hal diluar pengajaran, seperti perkembangan jiwa, kenikmatan belajar, peningkatan potensi, peningkatan motivasi individu bukan lagi menjadi tugas mereka dan tidak lagi terlalu diperhatikan. Sebagai kompensasinya siswa/mahasiswa meraba-raba dan berusaha mencari jalan penyambung pada arus yang tidak tersambung. Kebanyakan para siswa yang duduk di akhir sekolah menengah (SMU) tidak memiliki rencana maupun objectif masa depan, tidak pasti dengan jurusan kuliah di universitas maupun ilmu yang ingin diperdalam. Tanpa adanya rencana dan objectif tsb, ada kemungkinan siswa memilih jurusan ilmu yang salah, karena pilihan akan berdasarkan perkiraan satu saja.
Disamping itu terdapat mata rantai yang putus antara SMU dan universitas dan dari universitas menuju ke karir atau dunia profesi. Hanya beberapa universitas di Indonesia yang memiliki networking dengan dunia industri.

Salah satu solusi penganganan :
Pada masa ini, banyak karyawan perusahaan multinasional yang memakai layanan coach profesional karena mereka jenuh karena tidak ada pengarahan dari perusahaan sehingga kedudukan mereka tidak mengalami perubahan. Banyak karyawan terpaksa pindah perusahaan karena merasa bahwa kedudukan mereka tidak cepat maju Kebanyakan karyawan yang memiliki motivasi tinggi untuk meniti karir mereka dengan cepat mengambil keputusan untuk memakai layanan coach. Coach akan membimbing mereka untuk meningkatkan performan mereka, melancarkan jalan karir mereka dan memandu mereka mengambil keputusan baik secara pribadi sampai ke strategi.

Bagaimana dengan siswa dan mahasiswa ?
Dari hipotesa karyawan - perusahaan, maka kedudukan siswa/mahasiswa – institusi sekolah dan pendidikan tinggi juga dapat dikembangkan
Para siswa/mahasiswa ini juga memerlukan coach untuk mengarahkan mereka meningkatkan performan, potensi dan minat mereka dalam bidang pembelajaran. Mereka membutuhkan pengarahan secara teliti dan pribadi karena masing masing individu memiliki pribadi dan latar belakang yang unik. Para siswa/mahasiswa membutuhkan orientasi yang tepat yang sangat diperlukan untuk menjalin dan meniti karir masa depan.
Bagaikan dalam dunia olah raga, keuntungan memiliki seorang coach adalah masing masing siswa dan mahasiswa mendapat pengarahan bertahap untuk mencapai suatu hasil yang lebih berpotensi dan positif. Coach akan membantu siswa untuk menggambarkan dengan tepat cita cita mereka, bekerja sama untuk menentukan strategi yang tepat untuk mencapai cita-cita tersebut. Selain itu siswa/mahasiswa akan lebih bertanggung jawab untuk mengaplikasikan strategi ini dalam suatu tindakan yang tepat.
Seorang coach yang baik adalah mereka yang tidak mengijinkan siswa/mahasiswa untuk melakukan tindakan sembarangan.
Oleh sebab itulah saling percaya antara coach dan siswa harus terjadi pada tingkat yang tinggi dalam waktu yang singkat. Mereka yang biasanya memakai layanan coach adalah siswa/mahasiswa yang memiliki motivasi tinggi, berambisi, namun tidak / belum tau jalan mencapai cita cita Bahkan ada juga siswa yang mendatangi coach hanya untuk meminta coach untuk menimbulkan motivasi belajar.